RINGKASAN UTAMA

Pelatihan Penanganan Trauma Gawat Darurat dan Pendarahan Hebat Lapangan adalah program pembinaan kecakapan medis darurat berdurasi 30 JP (3 Hari Kerja) mengacu pada Permenaker No. PER.15/MEN/VIII/2008 tentang P3K di Tempat Kerja dan protokol Pre-Hospital Trauma Life Support (PHTLS). Pelatihan ini melatih petugas P3K, tim ERT, dan paramedis lokasi proyek mengendalikan pendarahan arteri masif dalam golden period menggunakan Combat Application Tourniquet (CAT), teknik wound packing kasa hemostatik, stabilisasi fraktur terbuka dan trauma panggul, dekompresi luka dada terbuka (sucking chest wound), serta resusitasi pencegahan syok hipovolemik sebelum evakuasi medis.

Sertifikasi Resmi: Sertifikasi Pembinaan Kemnaker RI3 Hari

Konfirmasikan tanggal batch terdekat, kelayakan berkas pendaftaran, atau permohonan penawaran in-house training perusahaan untuk Pelatihan Penanganan Trauma Gawat Darurat Pendarahan Hebat Lapangan:

SPESIFIKASI PELATIHAN

Informasi & Parameter Program

Jenjang SertifikasiSertifikasi Pembinaan Kemnaker RI
Durasi Pembinaan3 Hari
Dasar Hukum AcuanPermenaker No. PER.15/MEN/VIII/2008
Metode PembelajaranBlended Learning (Online Teori Interaktif + PKL Lapangan / Praktik Terpadu)

Sasaran Peserta Pelatihan

  • Petugas P3K Tempat Kerja & Anggota Emergency Response Team (ERT) Konstruksi, Tambang & Pabrik
  • Paramedis Lapangan, Perawat Klinik Proyek Terpencil (Remote Site Medic) & Kru Ambulans
  • Safety Officer, Pengawas Lapangan (Foreman/Supervisor) di Industri Berisiko Trauma Tinggi
  • Tim Rescue Ketinggian, Ruang Terbatas, dan Penyelamat Kecelakaan Mesin Berat
  • Personel Keamanan Industri dan Koordinator Tanggap Darurat Kawasan

Persyaratan Calon Peserta

  • Scan KTP aktif calon peserta
  • Scan Ijazah pendidikan formal minimal SMA/SMK atau D3/S1 Kesehatan/Teknik
  • Surat Penugasan Resmi dari perusahaan pengutus
  • Pas foto formal berlatar belakang merah ukuran 3x4 dan 4x6
  • Kondisi fisik sehat untuk mengikuti simulasi praktik penanganan korban trauma di lantai/lapangan

Keluaran Dokumen & Sertifikat

  • Sertifikat Pembinaan Kemnaker RI untuk Penanganan Trauma Gawat Darurat Pendarahan Hebat Lapangan
  • Surat Keputusan Penunjukan (SKP) Kementerian
  • Kartu Lisensi Kewenangan K3 (SIO Kemnaker) 3 Tahun
KURIKULUM PEMBINAAN

Struktur Silabus & Materi Pelatihan (3 Hari)

01

Modul 01: Regulasi P3K Industri, Penilaian Lokasi & Paradigma XABCDE Trauma

6 JP
  • •Kewajiban penyediaan fasilitas dan petugas P3K di area berisiko berat sesuai Permenaker No. PER.15/MEN/VIII/2008
  • •Scene Size-Up, keamanan penolong, penggunaan APD barier biohazard, dan mekanisme cedera (Mechanism of Injury / MOI)
  • •Pergeseran protokol ABCDE ke XABCDE: prioritas penghentian pendarahan eksanguinasi (Exsanguinating Hemorrhage) sebelum jalan napas
  • •Triase korban massal di lokasi bencana industri menggunakan metode START (Simple Triage and Rapid Treatment)
02

Modul 02: Teknik Pengendalian Pendarahan Hebat (Massive Bleeding Control) & Syok Hipovolemik

9 JP
  • •Identifikasi klinis pendarahan arteri (memancar merah terang), vena (mengalir merah gelap), dan kapiler
  • •Teknik Direct Pressure, Pressure Dressing, dan penggunaan Combat Application Tourniquet (CAT) 5–7 cm proksimal luka
  • •Prosedur Wound Packing (penjejalan luka dalam) menggunakan kasa hemostatik berbahan kaolin/chitosan pada area jungsional (leher, ketiak, lipat paha)
  • •Patofisiologi Triad of Death pada trauma berat: koagulopati, asidosis metabolik, dan hipotermia beserta pencegahan syok hipovolemik Kelas I–IV
03

Modul 03: Manajemen Trauma Toraks, Abdomen, Amputasi & Fraktur Ekstremitas Berat

9 JP
  • •Penanganan luka dada terbuka (Sucking Chest Wound) dengan kasa oklusif tiga sisi (Three-Sided Occlusive Dressing) / Chest Seal berventilasi
  • •Penatalaksanaan eviserasi organ abdomen (usus terburai) dengan balutan lembap steril dan stabilisasi benda tertancap (Impaled Object)
  • •Protokol penyelamatan bagian tubuh yang terputus (Traumatic Amputation): pembungkusan kasa lembap dalam kantong kedap air berpendingin es tidak langsung
  • •Imobilisasi fraktur tulang panjang (femur/tibia) menggunakan bidai traksi (Traction Splint), pemasangan Pelvic Binder, dan C-Spine Collar
04

Modul 04: Simulasi Skenario Kecelakaan Mesin/Konstruksi & Ekstraksi Darurat

6 JP
  • •Manajemen jalan napas trauma: teknik Jaw Thrust tanpa ekstensi leher, pemasangan Oropharyngeal Airway (OPA) dan hisap cairan (suctioning)
  • •Protokol penanganan Crush Injury Syndrome akibat tertimpa beban berat sebelum beban diangkat untuk mencegah henti jantung hiperkalemia
  • •Teknik pemindahan korban trauma menggunakan Long Spine Board (LSB), Scoop Stretcher, dan metode Log Roll 4 penolong
  • •Uji evaluasi praktik lapangan penanganan skenario trauma multipel dan asesmen sertifikasi resmi

Risiko Kematian Akibat Pendarahan Eksanguinasi & Landasan Hukum P3K Tempat Kerja

Di lingkungan konstruksi berat, pertambangan, perkebunan, dan pabrik manufaktur logam, kecelakaan kerja seperti terpotong gergaji industri, terlindas alat berat, terjepit mesin pres, atau tertimpa material tajam sering mengakibatkan robeknya pembuluh darah arteri besar. Ketika arteri femoralis di paha atau arteri brakialis di lengan terputus, seorang pekerja dapat kehilangan lebih dari 1,5 hingga 2 liter darah dan meninggal dunia akibat syok hipovolemik hanya dalam waktu 3 hingga 5 menit—jauh sebelum ambulans rumah sakit tiba di lokasi kejadian.

Permenaker No. PER.15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan di Tempat Kerja mengamanatkan setiap pengurus perusahaan menyediakan petugas P3K terlatih beserta peralatan darurat yang sesuai dengan profil bahaya spesifik tempat kerja. Pelatihan ini membekali tim penolong pertama dengan keterampilan intervensi penghentian pendarahan masif pada menit-menit krusial (platinum ten minutes) guna menyelamatkan nyawa dan meminimalkan risiko amputasi permanen.

  • Penguasaan intervensi cepat penghentian pendarahan arteri besar sebelum terjadi henti jantung akibat hipovolemia berat
  • Penerapan algoritma XABCDE modern yang menempatkan kontrol pendarahan masif (Exsanguinating Hemorrhage) sebagai langkah paling pertama
  • Standarisasi isi trauma kit lapangan melampaui kotak P3K biasa untuk area kerja berisiko tinggi (gergaji mesin, fabrikasi baja, blasting, dan rig pengeboran)
  • Pencegahan komplikasi fatal Triad of Death (hipotermia, asidosis, koagulopati) melalui manajemen selimut termal darurat pasca-kontrol perdarahan
  • Pemenuhan kepatuhan regulasi Kemnaker RI terkait kesiapsiagaan medis darurat di lokasi proyek konstruksi dan industri berat

Teknik Pemasangan Tourniquet Taktis (CAT) & Wound Packing Area Jungsional

Masih banyak kesalahpahaman di kalangan pekerja industri yang menganggap penggunaan tourniquet berbahaya atau menggunakan ikatan tali tambang/kabel seadanya yang justru merusak jaringan saraf tanpa menghentikan aliran arteri. Dalam kurikulum ini, peserta dilatih menggunakan Combat Application Tourniquet (CAT) berstandar medis dengan lebar pita minimal 3,8 cm. Peserta mempelajari penempatan tourniquet secara high and tight atau 5–7 cm di atas lokasi luka (tidak di atas sendi siku atau lutut), memutar batang windlass hingga denyut nadi distal berhenti total, dan wajib mencatat jam pemasangan secara jelas di dahi korban atau label khusus.

Untuk pendarahan hebat di area jungsional—seperti pangkal paha (inguinal), ketiak (aksila), dan pangkal leher—di mana tourniquet tidak dapat melingkar, peserta dilatih melakukan teknik Wound Packing. Metode ini dilakukan dengan menjejalkan kasa hemostatik (mengandung agen pembeku cepat kaolin atau chitosan) langsung ke dasar sumber pembuluh darah yang robek di dalam rongga luka, diikuti penekanan manual kontinu minimal 3 menit penuh.

  • Kriteria klinis pemasangan tourniquet segera: pendarahan memancar mengikuti detak jantung, genangan darah meluas cepat, atau amputasi traumatik ekstremitas
  • Aturan keselamatan tourniquet: larangan melonggarkan tourniquet secara berkala di lapangan karena dapat memicu lepasnya bekuan darah dan syok berulang
  • Prosedur pemasangan tourniquet kedua secara berdampingan di sisi proksimal apabila satu tourniquet pada paha besar belum menghentikan perdarahan arteri femoralis
  • Teknik penjejalan luka (wound packing) menggunakan jari telunjuk secara padat berlapis hingga rongga luka penuh, dilanjutkan balut tekan elastis
  • Penanganan perdarahan leher dengan balut tekan satu sisi melalui ketiak berlawanan (contralateral axillary counter-pressure) agar tidak mencekik trakea

Penatalaksanaan Trauma Dada, Eviserasi Abdomen, Amputasi & Crush Syndrome

Kecelakaan kerja akibat ledakan bertekanan atau benturan benda tumpul berkecepatan tinggi kerap menimbulkan trauma multipel pada rongga dada dan perut. Peserta mempelajari cara menangani luka dada terbuka (sucking chest wound) akibat tusukan besi beton menggunakan kasa kedap udara yang direkatkan pada tiga sisi (three-sided occlusive dressing) atau chest seal berkatup satu arah. Teknik ini memungkinkan udara keluar dari rongga pleura saat korban menghembuskan napas, namun mencegah udara luar tersedot masuk saat inspirasi sehingga menghindarkan kolaps paru (tension pneumothorax).

Selain itu, modul ini membedah protokol penyelamatan bagian tubuh yang terputus (seperti jari atau tangan akibat mesin potong) agar tetap viabel untuk operasi penyambungan kembali (replantasi mikrovaskular) di rumah sakit. Peserta juga mempelajari bahaya laten Crush Injury Syndrome pada korban yang terjepit runtuhan bangunan atau alat berat selama lebih dari 1 jam, di mana pelepasan beban secara mendadak dapat mengalirkan kalium dan mioglobin toksik ke jantung.

  • Penanganan organ perut yang terburai (eviserasi abdomen): larangan memasukkan kembali usus ke rongga perut dan kewajiban menutup dengan kasa steril basah NaCl 0,9%
  • Stabilisasi benda tertancap (impaled object) seperti serpihan gerinda atau besi konstruksi menggunakan bantalan donat/kasa tebal tanpa mencabut benda tersebut
  • Protokol preservasi potongan amputasi: dibersihkan lembut dengan larutan salin, dibungkus kasa lembap, dimasukkan ke kantong plastik kedap air, lalu diletakkan di atas es (tidak boleh bersentuhan langsung dengan es batu agar tidak terjadi frostbite jaringan)
  • Pemasangan Pelvic Binder setinggi trokanter mayor femur untuk menghentikan perdarahan vena pleksus retroperitoneal pada patah tulang panggul (open-book fracture)
  • Klasifikasi klinis 4 derajat Syok Hipovolemik berdasarkan frekuensi nadi, frekuensi napas, tekanan darah sistolik, waktu pengisian kapiler (CRT > 2 detik), dan status kesadaran AVPU

Simulasi Lapangan Berbasis Skenario Realistis & Evaluasi Keterampilan Praktik

Pembelajaran selama 3 hari (30 JP) mengedepankan latihan otot dan refleks tindakan (muscle memory) melalui simulasi skenario darurat bertekanan tinggi. Menggunakan manekin trauma berdarah buatan (bleeding control task trainer) dan perlengkapan ekstraksi lengkap, peserta diuji merespons insiden di bawah hitungan stopwatch. Instruktur menilai ketepatan waktu penghentian perdarahan dalam batas maksimal 60 hingga 90 detik sejak kontak pertama dengan korban.

Peserta juga mempraktikkan kerja sama tim dalam melakukan imobilisasi tulang belakang servikal menggunakan metode manual in-line stabilization (MILS), pemasangan Cervical Collar ukur presisi, hingga teknik Log Roll sinkron 4 orang untuk memindahkan korban ke atas Long Spine Board (LSB) dan Scoop Stretcher tanpa memperparah cedera medula spinalis.

  • Praktik langsung aplikasi tourniquet CAT satu tangan (self-application) dan dua tangan (buddy-application) dengan verifikasi hilangnya nadi radialis/dorsalis pedis
  • Simulasi pembidaian fraktur terbuka tulang kering dan tulang paha dengan pengendalian perdarahan terlebih dahulu sebelum fiksasi spalk
  • Latihan komunikasi pelaporan medis darurat menggunakan format MIST (Mechanism of injury, Injuries sustained, Signs & vital symptoms, Treatment given) beserta jam tourniquet
  • Evaluasi ujian teori dan praktik individu secara ketat sebagai tolok ukur kelulusan pembinaan

Kewenangan Lulusan, Standarisasi Trauma Kit & Kepatuhan Audit K3

Lulusan yang menyelesaikan pelatihan ini memperoleh legalitas kompetensi yang mendukung penunjukan Petugas P3K resmi sesuai Permenaker No. PER.15/MEN/VIII/2008. Kehadiran personel yang menguasai manajemen trauma dan pendarahan berat menjadi bukti nyata pemenuhan elemen Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat dalam audit SMK3 PP No. 50 Tahun 2012, ISO 45001:2018 Klausul 8.2, serta audit kontraktor CSMS di sektor migas dan pertambangan.

Pasca-pelatihan, lulusan mampu melakukan audit kelengkapan fasilitas P3K di tempat kerja dan merekomendasikan penambahan Individual First Aid Kit (IFAK) / Trauma Bleeding Kit di titik-titik kritis pabrik yang sebelumnya hanya dilengkapi kotak P3K standar berisi obat luka ringan.

Program Public Class & In-House Training Tanggap Darurat PT Kreasi Ultimate Berjaya

PT Kreasi Ultimate Berjaya menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Trauma Gawat Darurat dan Pendarahan Hebat Lapangan baik secara reguler maupun In-House Training di lokasi proyek, tambang, pabrik, atau perkebunan Anda. Dalam program In-House, skenario simulasi kecelakaan dirancang khusus menyesuaikan profil risiko riil perusahaan Anda—seperti kecelakaan mesin press, insiden chainsaw kehutanan, atau jatuh dari perancah konstruksi.

Kami membawa peralatan peraga lengkap mulai dari unit latihan tourniquet CAT, simulator luka tembus/robek untuk wound packing, cervical collar, hingga tandu spinal. Hubungi tim konsultan pelatihan kami untuk mendiskusikan kebutuhan jumlah peserta, jadwal pelaksanaan on-site, dan penawaran harga korporat.

Unduh Silabus & Proposal Resmi (PDF)Dapatkan rincian 120 JP, dokumen persyaratan, dan format SPH untuk pengajuan corporate.
Minta PDF Silabus
TRANSPARANSI BIAYA & PILIHAN PAKET

Pilihan Paket Investasi Pelatihan Penanganan Trauma Gawat Darurat Pendarahan Hebat Lapangan

Investasi resmi dan transparan tanpa biaya tersembunyi. Didukung skema pembayaran perorangan maupun purchase order (PO) korporasi.

BEST VALUE PERSONAL

Paket Fresh Graduate / Umum

Ideal untuk lulusan baru D3/S1 & profesional perorangan yang ingin memulai karir HSE.

Rp 4.750.000/ per peserta
  • Sertifikat Pembinaan Calon Ahli K3 Kemnaker RI / BNSP
  • Surat Keterangan Lulus (SKL) Resmi
  • E-Modul & Himpunan Perundangan K3 Terupdate
  • Bimbingan Laporan PKL & Presentasi Seminar
  • Simulasi Ujian Evaluasi / Post-Test
  • Akses Komunitas Alumni HSE se-Indonesia
Daftar Paket Fresh Grad →
KEMNAKER RI + BNSP

Paket Bundling Dual Sertifikasi

Maksimal kompetensi: Mendapatkan 2 sertifikat legalitas negara sekaligus dalam 1 program.

Rp 9.750.000/ per peserta
  • Sertifikat Resmi Kemnaker RI + SKP + Lisensi
  • Sertifikat Kompetensi Profesi BNSP (Garuda Emas)
  • Portofolio Asesmen Uji Kompetensi Asesor BNSP
  • Hardcopy & Softcopy Materi Lengkap 2 Lembaga
  • Bimbingan Intensif sampai Lulus Uji Kompetensi
  • Prioritas Konsultasi Pasca-Pelatihan
Konsultasi Paket Dual →
INFO JADWAL BATCH TERDEKAT

Konfirmasi Jadwal Terdekat & Ketersediaan Batch

Jadwal batch kelas publik diselenggarakan secara berkala setiap bulan. Hubungi tim admisi untuk konfirmasi tanggal pembukaan batch dan persyaratan pendaftaran.

SOLUSI KORPORASI & B2B

Layanan In-House Training K3 Perusahaan

Solusi pembinaan keselamatan kerja terstandar langsung di fasilitas kantor atau pabrik Anda dengan jadwal fleksibel, efisiensi biaya rombongan, dan kurikulum yang diselaraskan dengan potensi risiko tempat kerja.

  • Efisiensi Biaya Paket Rombongan: Biaya lebih hemat untuk pembinaan tim karyawan internal secara serentak.
  • Jadwal & Lokasi Fleksibel: Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan shift operasional pabrik atau kantor Anda.
  • Studi Kasus Fasilitas Aktual: Membedah potensi bahaya dan inspeksi internal fasilitas kerja perusahaan Anda.
  • Kelengkapan Administrasi B2B: Surat Penawaran Harga (SPH) resmi, silabus custom, dan kelengkapan invoice penagihan.
KONSULTASI IN-HOUSE TRAINING

Ajukan Proposal & Penawaran

Diskusikan kebutuhan pelatihan internal, perkiraan peserta, dan rancangan silabus bersama konsultan kami.

Konsultasi In-House via WAatau kirim email RFP ke [email protected]
TANYA JAWAB RESMI

FAQ Seputar Pelatihan Penanganan Trauma Gawat Darurat Pendarahan Hebat Lapangan

Investasi resmi pelatihan Penanganan Trauma Gawat Darurat Pendarahan Hebat Lapangan adalah Rp 4.750.000 per peserta untuk durasi 3 Hari (30 JP). Biaya ini sudah mencakup modul kurikulum trauma pra-rumah sakit, penggunaan alat peraga tourniquet dan wound packing, bahan habis pakai praktikum, instruktur medis/praktisi gawat darurat, dan sertifikat resmi.

Rujukan Regulasi & Verifikasi Resmi

Seluruh materi informasi disusun berdasarkan regulasi yang berlaku. Untuk keperluan audit dan kepatuhan hukum, Anda dapat memverifikasi naskah resmi pada instansi pemerintah terkait: